e-Billing: Cara Baru Bayar Pajak

Perhatian!

Pace mace, secara bertahap Ditjen Pajak akan beralih menggunakan e-billing untuk pembayaran/penyetoran pajak tepatnya per 1 Juli 2016. Yang artinya pace mace harus sudah menggunakan layanan e-billing untuk menyetor pajaknya dan tidak bisa lagi menggunakan surat Setoran Pajak atau setor manual ke pos/bank. Tetapi

saat ini hingga 30 Juni 2016 pace mace masih bisa setor dengan mengisi SSP manual ke kantor pos atau bank yang masih melayani di bawah ini.

1.    BANK RAKYAT INDONESIA 17.  BPD JAWA BARAT DAN BANTEN
2.    BANK NEGARA INDONESIA 18.  BPD KALIMANTAN BARAT
3.    BANK MANDIRI 19.  BPD MALUKU
4.    BANK TABUNGAN NEGARA 20.  BPD BENGKULU
5.    POS INDONESIA 21.  BPD JAWA TENGAH
6.    BPD KALIMANTAN SELATAN 22.  BPD JAWA TIMUR
7.    BPD KALIMANTAN TIMUR 23.  BPD NUSA TENGGARA BARAT
8.    BPD SULAWESI TENGGARA 24.  BPD NUSA TENGGARA TIMUR
9.    BPD YOGYAKARTA 25.  BPD SULAWESI TENGAH
10.  BANK DKI 26.  BPD SULAWESI UTARA
11.  BANK LAMPUNG 27.  BPD BALI
12.  BANK KALIMANTAN TENGAH 28.  BPD PAPUA
13.  BPD ACEH 29.  BPD RIAU
14.  BPD JAMBI 30.  BPD SUMATERA SELATAN
15.  BPD SULAWESI SELATAN 31.  BPD SUMATERA UTARA
16.  BPD SUMATERA BARAT

Sumber: S-5226/PB/2015

 

Nantinya sejak 1 Juli 2016, Wajib pajak hanya dapat menyetor pajak dengan layanan e-Billing. e-Billing adalah metode pembayaran pajak secara elektronik menggunakan Kode Billing.
Kode Billing sendiri adalah kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem Billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan Wajib Pajak

Untuk mengenal berbagai fasilitas dan kemudahan dalam Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN G2), serta bagaimana latar belakang serta manfaat dari diimplementasikannya MPN G2, simak video di bawah.

1. BUAT
Kode Billing

Pembuatan Kode Billing untuk pembayaran e-Billing Direktorat Jenderal Pajak dapat dilakukan dengan:

 

Aplikasi DJP Online

SMS ID BILLING

INTERNET BANKING

TELLER

Penyedia Jasa
Aplikasi Elektronik (ASP)

 

2. BAYAR
Kode Billing

Pembayaran e-Billing Direktorat Jenderal Pajak dapat dilakukan dengan melalui:

 

TELLER

ATM

INTERNET BANKING

MOBILE BANKING

MINI ATM (EDC)

 

 

Adapun tempat pembayaran pajak yang telah menggunakan MPN G2/e-billing tersaji dalam tabel berikut:

No Bank/Pos Persepsi Kanal Pembayaran
Teller ATM Internet
Banking
Mobile
Banking
EDC
1 PT BRI
ok
ok
ok
ok
ok
2 PT BNI
ok
ok
ok
ok
ok
3 PT Bank Mandiri
ok
ok
ok
ok
ok
4 PT Bank CIMB Niaga
ok
ok
5 PT Pos Indonesia
ok
6 BPD Sumsel Babel
ok
7 Citibank, N.A
ok
8 BPD Jabar Banten
ok
ok
9 Bank Central Asia
ok
ok
ok
10 PT. BII, Tbk
ok
11 Bank Of Tokyo
ok
12 BPD Kalsel
ok
13 BPD Riau Kepri
ok
14 Bank Nusantara Parahyangan
ok
15 BPD Lampung
ok
16 BPD Nusa Tenggara Timur
ok
17 BPD Sumatera Barat
ok
ok
18 BPD Sulawesi Utara
ok
19 PT Bank Panin, Tbk
ok
20 BPD Sumatera Utara
ok
21 PT Bank HSBC
ok
22 Bank BNI Syariah
ok
23 PT Bank Jawa Timur
ok
ok
24 Dutsche Bank
ok
25 PT Bank DBS Indonesia
ok
26 PT Bank Permata
ok
ok
27 Bank BTN
ok
28 Bank Mizuho
ok
29 BPD Bali
ok
ok
ok
30 PT Bank UOB Indonesia
ok
31 PT Bank Aceh
ok
32 Ekonomi Raharja
ok
33 BPD Kaltim
ok
ok
34 BPD Bengkulu
ok
35 Bank Danamon
ok
ok
36 Bank Syariah Mandiri
ok
37 Bank Sumitomo
ok
38 BPD NTB
ok
39 Bank Artha Graha
ok
40 Ekonomi Raharja
ok
41 BANK ANZ INDONESIA
ok
42 BPD SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT
ok
43 BPD DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
ok
ok
44 STANDARD CHARTERED BANK
ok
45 BANK OF AMERICA
ok
46 KEB HANA BANK
ok
Last Update 22/10/2015

LEBIH MUDAH

  • Anda tidak harus lagi mengantri di loket teller untuk melakukan pembayaran. Sekarang Anda dapat melakukan transaksi pembayaran pajak melalui internet banking cukup dari meja kerja Anda atau melalui mesin ATM yang Anda temui di sepanjang perjalanan Anda.
  • Anda tidak perlu lagi membawa lembaran SSP ke Bank atau Kantor Pos Persepsi. Sekarang Anda hanya cukup membawa catatan kecil berisi Kode Billing untuk melakukan transaksi pembayaran pajak. Cukup tunjukan Kode Billing tersebut ke telleratau masukkan sebagai kode pembayaran pajak di mesin ATM atau internet banking.

LEBIH CEPAT

  • Anda dapat melakukan transaksi pembayaran pajak hanya dalam hitungan menit dari mana pun Anda berada
  • Jika Anda memilih teller bank atau kantor pos sebagai sarana pembayaran, sekarang Anda tidak perlu menunggu lama tellermemasukkan data pembayaran pajak Anda. Karena Kode Billing yang Anda tunjukkan akan memudahkan teller mendapatkan data pembayaran berdasarkan data yang telah Anda input sebelumnya
  • Antrian di bank atau kantor pos akan sangat cepat berkurang karena teller tidak perlu lagi memasukkan data pembayaran pajak

LEBIH AKURAT

  • Sistem akan membimbing Anda dalam pengisian SSP elektronik dengan tepat dan benar sesuai dengan transaksi perpaiakan Anda, sehingga kesalahan data pembayaran seperti Kode Akun Pajak dan Kode Jenis Setoran, dapat dihindari
  • Kesalahan input data yang biasa terladi di teller dapat terminimalisasi karena data yang akan muncul pada Iayar adalah data yang telah Anda input sendiri sesuai dengan transaksi perpajakan Anda yang benar